Pupuk Buatan Warga Kampung Media Merambah Nusantara


KM. Sukamulia – ASA GREEN merupakan Pupuk Organik Cair Fungsi Ganda yang dibuat dan dikembangkan oleh salah seorang Warga Komunitas Kampung Media NTB. Pupuk ini mulai dibuat pada tahun 2010 dan hingga tahun 2015 pupuk tersebut belum mendapatkan lirikan yang baik dari petani. Tahun 2016, Asri, S. Pd (KM. Sukamulia) dan Badri, S. Pd (KM. Pohgading Timur) mulai memperomosikan pupuk tersebut melalui Kampung Media NTB. Alhasil, setelah diperomosikan melalui Kampung Media maka Pupuk Buatan Warga Kampung Media tersebut mulai dilirik dan digunakan oleh petani diberbagai wilayah nusantara sehingga saat ini ASA GREEN betul-betul merambah nusantara.


Alhamdulillah, setelah kami promosikan melalui Kampung Media maka kini ASA GREEN dikenal oleh petani dari berbagai wilayah nusantara sehingga saat ini ASA GREEN sudah digunakan oleh para petani di beberapa wilayah nusantara, seperti petani di wilayah Banjarmasin (Kalimantan Selatan) dan Kalimantan Tengah, petani di beberapa wilayah pulau Bali, petani di beberapa wilayah pulau Jawa, petani di wilayah pulau Sumatra Barat, petani di wilayah pulau Sumbawa dan lebih-lebih petani di berbagai wilayah pulau Lombok”, ungkap Badri mengenai eksistensi Kampung Media dalam membantunya memperomosikan Pupuk Organik Cair Fungsi Ganda temuannya.


Pemuda yang sempat mendapatkan penghargaan tingkat nasional atas pupuk temuannya itu juga bercerita, “pada saat mengikuti penilaian Pemuda Pelopor Nasional 2018, Tim Fact Finding Pemuda Pelopor Nasional 2017 menanyakan mengenai sarana publikasi dan promosi ASA GREEN sebab hal itu juga termasuk dalam item penilaian. Setelah mereka googling, Informasi mengenai ASA GREEN hanya mereka temukan di halaman blog Kampung Media NTB sehingga saya dinyatakan lolos untuk berangkat mengikuti kompetisi Pemuda Pelopor Nasional 2017 di Jakarta sehingga saya bisa mendapatkan prestasi sebagai Juara III Pemuda Pelopor Nasional 2017 pada Bidang Teknologi Inovasi. Hal tersebut menyadarkan saya bahwa Kampung Media memiliki andil yang besar bagi produk saya, jika saja waktu itu kami belum memperomosikannya melalui Kampung Media maka sya tidak akan bisa lolos sebagai Pemuda Pelopor Nasional 2017.

Banyak lagi hal yang diceritakan oleh Badri mengenai keuntungannya sebagai Warga Kampung Media, terutama bagi produk ASA GREEN-nya. Bahkan dengan bangga ia juga menceritakan bahwa atas bantuan Kampung Media, ASA GREEN diberikan Hak Cipta oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, serta mendapatkan penghargaan dari Gubernur NTB.

Pupuk yang dinamakan ASA GREEN ini memang murni merupakan temuan saudara Warga Kampung Media NTB yang mengelola Halaman KM. Pohgading Timur (Badri, S. Pd). Sebagaimana disebutkan di awal, ASA GREEN mulai dibuat dan dikembangkan pada tahun tahun 2010. Sejak tahun itu, Badri dan saudaranya mencoba memperomosikan ASA GREEN melalui berbagai cara namun cara-cara promosi yang ditempuh hingga ahir tahun 2015 itu tidak begitu efektif sehingga ASA GREEN tidak kunjung dilirik dan diminati oleh para petani, baik lokal ataupun petani di daerah lain.

Usaha Badri beserta saudaranya (Asri) tidak putus sampai di sana, mereka mencoba memanfaatkan sarana membangun NTB yang disiapkan oleh pemerintah Provinsi NTB (Kampung Media NTB). Melalui Kampung Media NTB, mereka pelan-pelan memperomosikan produknya yang dibuat dengan tujuan untuk membantu petani dalam mengurangi biaya produksi tani.

Setelah dipromosikan melalui halaman Kampung Media NTB yang mereka kelola, ASA GREEN mulai dilirih oleh berbagai kalangan, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga. Bahkan, karena dipromosikan melalui Kampung Media, penemu ASA GREEN (Badri, S. Pd) banyak mendapatkan penghargaan sebagai Pemuda Pelopor pada bidang Teknologi Tepat Guna dan Inovasi Bidang Pertanian. Tak heran jika sejak pertengahan tahun 2016 ASA GREEN mulai dilirik oleh petani di berbagai wilayah pulau Lombok dan pada ahir tahun 2016, ASA GREEN mulai digunakan oleh petani Banjar Masin Kalimantan Selatan.