Pengaruh Teknologi Terhadap Kehidupan Anak

Di era globalisasi ini, barang teknologi atau yang akrab disebut gadget bukan menjadi barang yang langka  untuk ditemukan. Setiap aktifitas entah yang berkenaan dengan pendidikan, olahraga, ekonomi, social, maupun politik, akan selalu memanfaatkan kecanggihan teknologi guna mencari  informasi yang lebih teraktual dan mendalam.

            Tak perlu disusuri lebih lanjut, pengguna teknologi tidak mengenal usia. Mulai dari anak kecil hingga orang tua mudah beradaptasi dengan abad serba cepat ini. Namun,tak pelak itu memberikan efek yang cukup negative kepada kaum penggunanya. Modernisasi terkadang membutakan hakikat manusia sebagai makhluk social. Sikap yang individualistis menyebabkan manusia lupa akan berkomunikasi serta berinteraksi terhadap lingkungan di sekitarnya.

Terutama pada kalangan anak-anak, Mereka terlena akan kecanggihan teknologi sehingga meninggalkan masa kanak-kanaknya yang seharusnya bermain dengan teman-temannya di taman bermain.

Menurut pengamatan penulis, anak-anak zaman sekarang  lebih menyukai game online ketimbang bermain di luar bersama teman-temannya. Sehingga interaksi komunikasi secara langsung pun sangat sedikit mereka lakukan dalam menjalani kehidupan sosialnya. 

Dari hasil wawancara penulis kepada siswa-siswi SD, penulis mengambil kesimpulan bahwa anak-anak seusia mereka lebih memilih bermain gadget tetapi mereka juga tidak meninggalkan komunikasi dengan anak-anak seusia mereka., walaupun presentasi waktu untuk bermain gadget lebih tinggi daripada berkomunikasi dengan anak-anak seusia mereka.

 

Berikut ini adalah dampak positif teknologi untuk perkembangan anak:

  • Teknologi seperti Internet membuat pola pikir anak menjadi lebih terbuka
  • Berbagai macam teknologi bisa menumbuhkan daya kreativitas anak
  • Dengan banyak duduk di depan komputer untuk mengakses internet, maka anak akan memiliki koordinasi yang baik antara mata, otak, dan tangan.
  • Internet juga bisa memberikan dampak yang positif bagi anak dalam memecahkan masalah yangs edang mereka hadapi
  • Dengan sering berhubungan dengan dunia internet, membuat anak menjadi lebih bisa berfikir kritis dan berkonsentrasi pada suatu hal
  • Teknologi bisa mengasah kemampuan anak dalam bidang verbal dan non verbal
  • Cara berfikir logis juga bisa ditumbuhkan melalui internet.
  • Kemampuan kognitif memori anak bisa berkembang dengan pesat  bila anak sering mengakses berbagai macam teknologi yang ada.
  • Mereka dapat mengetahui kemajuan teknologi .
  • Teknologi yang canggih dapat membantu mereka dalam berkomunikasi dan bersosialisasi di dunia maya.

 

Berikut ini adalah dampak negatif teknologi untuk perkembangan anak:

  • Terlalu asyik bermain gadget membuat anak mengesampingkan kehidupan sosialnya
  • Tanpa pengawasan yang ketat saat bermain internet, anak bisa mengakses semua halaman web yang tersedia. Termasuk konten - konten porno dan konten - konten negatif lainnya.
  • Walaupun memang jumlah teman di dunia maya tidak sedikit jumlahnya, namun tanpa arahan dari orang tua, maka bisa jadi teman - teman di dunia maya tersebut bisa memberikan dampak yang negatif bagi anak .
  • Data atau segala hal yang tersedia di media atau jejaring sosial tidak sepenuhnya benar dan anak belum mampu untuk membedakan serta menyaring informasi mana yang benar serta jenis informasi mana yang salah. 
  • Anak yang banyak memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengerjakan tugas sekolahnya cenderung menjadi pribadi yang plagiat serta memiliki kemampuan yang buruk dalam menulis essay.
  • Dengan banyak mengakses internet, anak akan kesulitan dalam membedakan mana hal yang real serta mana hal yang tidak real.

Dari hasil penngamatan yang penulis lakukan, anak-anak seusia mereka kini kehidupan sosialnya lebih terpengaruh oleh teknologi. Seringan anak usia dini berinteraksi dengan gadget dan juga dunia maya mempengaruhi daya pikir anak terhadap sesuatu diluar hal tersebut, ia juga akan merasa asing dengan lingkungan sekitar karena kurangnya interaksi sosial. Namun kemajuan teknologi juga dapat membantu daya kreatifitas anak, jika pemnafaatnya di imbangi dengan interaksi ia dengan lingkungan sekitarnya. Mereka tau bagaimana cara memanfaatkan teknologi untuk memuaskan hasrat bermain mereka.

Sebaiknya penulis mengingatkan dan menyarankan para orang tua agar  mengawasi anak-anaknya ketika bermain gadget agar mereka tidak terlalu tergantung dengan gadget dan tidak melupakan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru