Lebih Setahun PLIK Sakra Barat Tidak Beroperasi

KM Krens: Kegembiraan pengguna PLIK Sakra Barat tinggal sebuah kenangan yang tiada akhir. Satu tahun lebih kondisi ini membuat pengguna meninggalkan PLIK sampai sekarang. Dari tahun pertama penggunaannya memang sudah bermasalah, mulai dari UPS yang mati setelah beberapa bulan aktif, lalu printer dan terakhir server yang mati sampai hari ini.  Kondisi ini sudah dilaporkan ke pihak koordinator (Betal), namun kendala yang tidak jelas, tidak pernah muncul sampai sekarang.

UPS kami coba ganti dengan stavolt, namun kekuatannya tidak mampu dengan daya listrik yang tidak berimbang dan kami mencoba untuk menghubungkan langsung ke sumber listrik, namun tidak mampu juga.

Setelah satu tahun berjalan dengan kondisi off, maka petugas dari Lintas Arta datang juga mengaktifkan dengan memasangkan CD sebagai alat kontrol dimasing – masing klien, dan itupun tidak berjalan mulus. Hanya berjalan satu tahun dan sampai saat ini tidak pernah dijenguk oleh petugas. Pengelola hanya bisa bisa pasrah dengan kondisi saat ini. Apa yang dilakukan kalau semuanya sudah tidak aktif.

Syaifuddin Zuhri, S. Pd. sebagai operator mengaku kesal dengan kondisi seperti ini. Padahal pada saat sosialisasi di Narmada Konvention Hall sebelum beroperasinya PLIK, pihak Lintas Arta mengatakan; ”Apapun kendala yang terjadi di lapangan, petugas siap menyelesaikannya termasuk mengganti barang yang rusak”, namun kenyataannya nol, jelasnya saat dikonfirmasi.

Rencana pihak Lintas Arta merelokasi ke Kampung Media, kami sudah termasuk dalam katagori itu, dan sekarang tergantung pihak Dishubkominfo Provinsi yang akan menentukan tetap atau tidak PLIK tersebut ditempat kami, tambah Saifuddin.

Saat bincang – bincang dengan tim KM di sekretariatpun sempat disinggung mengenai PLIK yang selama ini tidak aktif dan sangat berharap kepada pihak terkait untuk mengaktifkan kembali dan memaksimalkan kontrol sehingga tidak terjadi seperti kondisi saat ini lagi pada masa yang akan datang.

Semoga rencana relokasi ini membuat masyarakat pengguna disetiap daerah khususnya di Lombok Timur semakin membuat nilai positif bagi pengguna.  (MA).

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru