logoblog

Cari

Orang Tua Harus Tegas Batasi Anak Konsumsi Konten Video

Orang Tua Harus Tegas Batasi Anak Konsumsi Konten Video

Sumbawa Barat. Kampung Media – Di era digital seperti sekarang ini, anak-anak dan remaja sangat mudah mengakses konten video dan gambar

Teknologi

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
27 Mei, 2019 13:26:58
Teknologi
Komentar: 0
Dibaca: 561 Kali

Sumbawa Barat. Kampung Media – Di era digital seperti sekarang ini, anak-anak dan remaja sangat mudah mengakses konten video dan gambar di media sosial, orang tua pun sering memfasilitasi anak untuk memudahkan mereka terlibat pada dunia digital. Hal tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan anak jika yang mereka akses hal-hal yang berbau mnegatif.

Peran orang tua sangat krusial dalam membendung pengaruh konten negatif terhadap anak dan remaja yang bertebaran di internet termasuk melalui aplikasi media sosial yang memiliki fitur berbagi video. Berdasarkan hasil survei terbaru Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi internet terhadap anak-anak dan remaja cukup tinggi. “Pada anak-anak usia 5-9 tahun, 25,2% di antaranya sudah melek internet. Sebanyak 66,2% anak-anak usia 10-14 tahun di Indonesia juga sudah menjadi pengguna internet,” terang Sekretaris Jenderal APJII Henri Kasyfi Soemartono, seperti yang dikutip Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Pengguna internet di antara anak-anak dan remaja usia 15-19 tahun merupakan yang tertinggi yakni mencapai 91%. Hasil survei APJII juga menunjukkan bahwa gawai yang paling banyak digunakan adalah smartphone untuk mengakses film atau video.

Hal tersebut juga ditanggapi oleh Kepada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Suharno, dari bebasnya akses internet tanpa batas maka masalah yang akan timbul adalah dampak negative terhadap psikologis anak-anak.

“Selain konten positif, banyak konten negatif di dunia maya yang dapat berdampak langsung terhadap perilaku manusia di dunia nyata. Anak-anak dan remaja paling rentan terpengaruh karena berada di usia yang secara psikologis belum begitu matang,” ungkap Suharno saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/5/2019).

Di satu sisi Medsos juga dibutuhkan anak-anak sebagai media informasi dan pembelajaran, di sisi lain medsos juga mengandung unsur negative. Untuk itu, kata Suharno, diperlukan peran orang tua dan semua pihak yang bisa mengawasi anak-anak ketika mengakses internet tersebut.

“Bagaimana cara mengawasix, Membatasi, mengontrol waktu bermain internet. Membatasi atau mengontrol materi dari yang diakses dan mengontrol sumber informasi yang diakses,” ungkap Suharno.

 

Baca Juga :


Ini harus menjadi perhatian, tambah Suharno, Konten-konten berbahaya bukan hanya yang berbau pornografi, ajaran yang dilarang, dan kekerasan, tapi juga contoh-contoh perilaku menyimpang yang sekilas dianggap keren ketika disaksikan di media sosial karena viral. “Anak-anak dan remaja cenderung mengikutinya lantaran lingkungan mereka menganggap itu keren,” jelas Suharno.

Perilaku menyimpang yang dimaksud antara lain aksi nekat atau ekstrem yang membahayakan keselamatan diri, prank atau ngerjain orang lain, aksi konyol supaya dianggap lucu, gaya hidup glamor, bertindak nyeleneh, berlebihan atau alay, hingga bersikap seperti banci.

Demikian juga yang dikatakan oleh salah satu tokoh agama KSB, Ustad Iwan. Ia mengatakan pengaruh dunia internet membuat orang tua relatif sulit melarang anak-anaknya menggunakan smartphone. Terlebih, saat ini orang tua pun tak bisa lepas dari dunia internet yang diakses melalui smartphone.

Karena itu, hal yang paling memungkinkan dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif konten video berbahaya terhadap anak-anak dan remaja adalah membatasi penggunaan gawai sekaligus memberi pendampingan intensif agar generasi muda sehat berinternet. (Feryal/tifa).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan