logoblog

Cari

Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera

Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera

Memasuki era globalisasi saat ini selalu dihadapkan dengan tantangan dan persaingan yang semakin ketat. Pesatnya perkembangan teknologi seiring semakin komplek kebutuhan

Teknologi

Suparman
Oleh Suparman
13 Desember, 2018 07:02:35
Teknologi
Komentar: 0
Dibaca: 1819 Kali

Memasuki era globalisasi saat ini selalu dihadapkan dengan tantangan dan persaingan yang semakin ketat. Pesatnya perkembangan teknologi seiring semakin komplek kebutuhan manusia, baik dari sisi kuantintas maupun keberagamannya. Hal ini tentunya, semakin menuntut adanya inovasi untuk menjawab tantangan tersebut. Demikian pula di sektor kehutanan teknologi inovasi harus terus dikembangkan.

"Tetapi tetap berpegang teguh pada misi yang diembang yakni hutan lestari masyarakat sejahtera," ungkap Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Pemerintahan, Aparatur, Politik Hukum dan Pelayanan Publik Ir. Andi Pramaria saat melaunching Industri Hasil Hutan di Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Rabu (12/12).

Paradigma kehutanan saat ini telah bergeser dan dipandang sebagai kekuatan potensial yang harus dikelolah untuk mendapatkan manfaat yang optimal bagi kemakmuran masyarakat tanpa meninggalkan asas kelestarian.

"Roda industri tidak berjalan optimal tanpa dukungan bersama," jelasnya.

Selain itu, Andi juga menegaskan bahwa operasional industri harus melingkupi tigak aspek diantaranya; aspek Ekonomi, Teknologi dan sosial. Industri hasil hutan harus berasaskan kelestarian dan ramah lingkungan, dapat menyongsong ekonomi masyarakat sekitar hutan dan mengatasi masalah sosial seperti mengurangi pengangguran serta pengentasan kemiskinan, baik melalui serapan tenaga kerja maupun pelibatan masyarakat sekitar hutan.

 

Baca Juga :


"Kemajuan industri hasil hutan, kami berharap dapat meningkatkan derajat kemajuan masyarakat dan mereka lebih akrab dengan teknologi dalam skala industri yang sistematis serta mengarah kepada terbentuknya pola pikir masyarakat  yang lebih dinamis serta memberikan edukasi  suapaya mampu bersaing secara global," harapnya.

Di akhir sambutan, Andi mengapresiasi kepada pemerintah kabupaten Lombok Utara yang turut mendukung keberlangsungan berjalannya industri hasil hutan oleh Balai Kesatuan Pengolahan Hutan (KPH) Rinjani Barat Pelangan Tastura Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB yang saat ini mulai menampakan geliatnya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada pihak terkait atas dukungan dan kerja sama dalam mengsukseskan tumbuh kembangnya industri di NTB," tuturnya. (Man)



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan